Selasa, 25 November 2014

MAKALAH KEPARIWISATAAN



BAB I
PENDAHULUAN





1.1. Latar Belakang

Indonesia merupakan Negara kepulauan. Setiap pulau memiliki kebudayaan dan kekayaan alam tersendiri. Karena hal ini Indonesia memiliki banyak sekali objek wisata yang menarik. Dimulai dari wisata alam, wisata budaya hingga wisata kuliner. Indonesia merupakan salah satu Negara yang paling banyak memiliki tempat wisata. Dalam makalah ini akan membahas manajemen pariwisata di Danau Toba dan Pulau Samosir.
  

1.2. Rumusan Masalah

  1. Apa itu pariwisata?
  2.  Bagaimana terbentuknya Pulau Samosir?
  3. objek wisata apa saja yang terdapat di Pulau Samosir?


1.3. Tujuan

Makalah ini bertujuan untuk menambah pengetahuan pembaca tentang pengertian pariwisata. Mengetahui sejarah terbentuknya Pulau Samosir. Juga objek-objek wisata yang ada di Danau Toba dan Pulau Samosir. 






BAB II
PEMBAHASAN



2.1. Pengertian Kepariwisataan

      Pariwisata atau turisme adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan, dan juga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini. Seorang wisatawan atau turis adalah seseorang yang melakukan perjalanan paling tidak sejauh 80 km (50 mil) dari rumahnya dengan tujuan rekreasi, merupakan definisi oleh Organisasi Pariwisata Dunia.
     
      Menurut Undang Undang No. 10/2009 tentang Kepariwisataan, yang dimaksud dengan pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan masyarakat, pengusaha, Pemerintah dan Pemerintah Daerah.


2.2. Sejarah Terbentuknya Pulau Samosir

Ada banyak tempat pariwisata di Indonesia yang menarik perhatian kita. Salah satunya adalah Pulau Samosir yang terletak di tengah provinsi Sumatera Utara. Danau Toba dan Pulau Samosir merupakan satuan keindahan yang tak dapat dipisahkan. Banyak wisatawan mancanegara maupun lokal yang datang mengunjungi tempat ini.

Danau Toba adalah danau vulkanik dan merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Danau Toba dikelilingi oleh 7 kabupaten, yaitu : Toba Samosir, Samosir, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, dan Tapanuli Utara. Namun, pada umumnya tempat yang biasa dijadikan tempat tujuan wisata adalah Prapat yang ada di kabupaten Simalungun. 

Danau Toba terbentuk oleh letusan gunung berapi yang membentuk kaldera, kemudian kaldera tersebut menampung air yang membentuk danau. Pulau di tegah-tengah danau terbentuk dari tekanan magma ke atas, namun tidak keluar magmanya, sehingga terbentuklah Pulau Samosir.




2.3. Kegiatan dalam Pariwisata 

Banyak hal yang dapat kita lakukan di tempat ini. Misalnya di Danau Toba yang merupakan bagian dari Pulau Samosir, kita bisa memancing, melakukan waterboard, berlayar, dan lain-lain. Pulau Samosir berada di tengah Danau Toba untuk mencapainya kita harus menyeberangi danau Toba dengan kapal feri. Di pulau ini kita akan melihat banyak nrumah-rumah adat khas batak Sumatera Utara, kebun teh, kebun kopi, dan persawahan. Masyarakat vdi daerah sini sangatlah ramah meskipun cara bicara mereka terdengar keras atau agak kasar. Bila kita beruntung, kita akan dapat melihat orang-orang daerah situ sedang mengadakan tarian adat batak dengan musik tradisional. Mereka akan dengan senang hati mengajak kita untuk ikut berpartisipasi dalam acara itu. Udara di Pulau Samosir sangatlah sejuk. Kita dapat menenangkan diri jika berkunjung ke sana. Pemandangan yang indah akan membuat kita menjadi relax.


Ada beberapa hasil yang dapat saya amati di sana, yaitu:

1.      Transportasi

Untuk menuju Pulau Samosir, terdapat dua jalan alternatif yang dapat kita tempuh, yaitu menyebrang dengan feri dari Parapat atau melewati Pangururan. Bila kita ingin pergi ke Pulau Samosir dari Parapat menyeberang Danau Toba, kita dapat mengambil jalan dari Medan – Lubuk Pakam – Perbaungan – Tebing Tinggi – Pematang Siantar – Parapat – Tomok (Pulau Samosir). Bila kita ingin melewati jalan darat melalui Pangururan, kita dapat mengambil jalan Medan – Kabanjahe – Dairi – Pangururan – Tomok (Pulau Samosir). Dari Medan ke Parapat dapat ditempuh dengan menggunakan Bis maupun mobil travel selama kurang lebih 4-5 jam. Di sini kami memilih rute pertama melalui Parapat dengan menggunakan mobil yang kebetulan milik keluarga.
  

2.   Harga Tiket

Karena kami berangkat saat liburan akhir tahun harga tiket pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Kuala Namu menjadi mahal, yaitu sekitar Rp. 870.000 perorang.  Anggota kami berjumlah lima orang.

Untuk kapal Ferry, pembayaran tergantung pada kapasitas penumpang. Biaya akan semakin besar jika Anda turut serta menyeberangkan kendaraan roda empat. Harga Ferry untuk akses Ajibata menuju Tomok adalah Rp.91.500 termasuk mobil roda empat beserta seluruh penumpangnya. Hitungan yang sama berlaku juga untuk Ferry yang melalui akses Simanindo menuju Tigara, hanya patokan harga sedikit lebih tinggi yaitu Rp.95.000. Sedangkan untuk pilihan akses dari Nainggolan menuju Muara dikenai biaya sebesar Rp.99.000. Walau begitu, rupiah yang Anda keluarkan akan terbayarkan dengan keindahan surgawi alam Pulau Samosir yang tiada duanya.



3.      Fasilitas Dan Akomodasi

Pulau Samosir senantiasa mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Sehingga Anda akan dilayani dengan berbagai fasilitas dan kemudahan. Mulai dari penginapan yang ditawarkan dengan harga relatif terjangkau, yaitu kisaran Rp.50.000 hingga Rp.200.000, seperti Pandu Lak Side Hotel Tuktuk. Berbagai menu kuliner khas Suku Batak, pusat pariwisata, serta keberadaan ATM di ibukota Samosir (Kota Pangururan) sehingga Anda tidak perlu membawa uang cash dalam jumlah yang banyak.

4.      Objek Wisata

Ada banyak objek wisata yang terdapat di Pulau Samosir ini. Beberapa tempat yang sempat kami kunjungi  diantaranya adalah Air terjun Sipiso-piso, tempat paralayang Tongging, Komunitas Tenun Ulos Batak Lumban Suhi di desa Suhisuhi, Batu Kursi Siallagan, Kawasan Tuktuk Siadong, Makam Raja Sidabutar.




PENUTUP
  



1.      Kesimpulan

Demikian makalah yang saya buat berdasarkan hasil pengamatan saya selama liburan di Pulau Samosir. Dapat saya simpulkan bahwa Danau Toba dan Pulau Samosir memiliki banyak objek wisata yang sangat layak untuk dikunjungi. Masyarakat di daerah sana sangatlah ramah meskipun cara bicara mereka terdengar keras atau agak kasar. Hal ini kan membuat kita betah untuk tinggal lebih lama di sana. Makalah ini dibuat dengan tujuan yang baik dan mengharapkan kritik serta saran yang membangun juga agar makalah ini bisa jauh lebih baik lagi dan bermanfaat bagi khalayak yang membacanya semoga mendapatkan tanggapan yang baik dari pembacanya.

                 2. Saran
                  
Saran yang bisa saya berikan adalah  manfaatkan  kekayaan alam  kita dengan sebaik-baiknya. Selalu menjaga kebersihan dan  keasrian tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia. Dengan begitu turis Mancanegara maupun turis domestik akan semakin banyak yang berkunjung ke Negara Indonesia untuk menikmati keindahan alam kita.
  




REFERENSI

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar